Minggu, 19 Juli 2009

Domain Name System (DNS)

A. Pengertian DNS
Domain Name System (DNS) adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain nama ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQPN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet seperti Web Browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan hostname sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

B. Sejarah DNS
Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP, dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer dijaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis, file ini masih ada sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi, dapat melihat hosts file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamt IP sebelum melakukan pencarian via DNS). Namun sistem tersebut diatas mewarisi beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file hosts.
Dengan berkembangnya jaringan komputer, membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan, sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, host lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis, inilah DNS.
Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983, spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah mempromosikan beberapa tambahan dari protocol inti DNS.

C. Fungsi DNS
  1. Kerangka peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis record DNS, dikenal sebagai record TXT.
  2. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan komputer. Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya, tiga belas server (root server) digunakan oleh seluruh dunia.
D. Keunggulan DNS
  1. DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
  2. DNS server mudah untuk di konfigurasikan (Bagi admin)
  3. User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address
E. Kekurangan DNS
  1. DNS tidak mudah untuk di implementasikan
  2. Tidak konsisten
  3. Tidak bisa membuat banyak nama domain
F. Pengelola Sistem DNS
  1. DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
  2. Recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut.
  3. Authoritative DNS server, yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan : mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya).
G. Contoh Alamat DNS
Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik. Label paling kanan menyatakan top-level domain-domain tingkat atas/tinggi (misalkan alamat www.google.com memiliki top-level domain com).
Setiap label disebelah kirinya menyatakan sebuah sub divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Subdomain menyatakan ketergantungan relative, bukan absolute. Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. tetapi secara praktek, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit.

H. Sumber
http://www.google.com/DNS diakses tgl 15 Juli 2009
http://www.google.com/Internet diakses tgl 13 Juli 2009
http://www.google.com/Teknologi diakses tgl 16 Juli 2009


Baca Selengkapnya...

Rabu, 03 Juni 2009

Jadwal Kegiatan Dalam Penyusunan Proyek Akhir


JADWAL KEGIATAN DALAM PENYUSUNAN PROYEK AKHIR

Nama Kelompok :
1. Angga Bahrianata Perdana
2. Nurbia
3.Risky Dwi Amalia
4. Sriwahyuni Priyanti Parera





Baca Selengkapnya...

Progress PA (Analisis Perancangan sistem Informasi)

PROGRESS PROYEK AKHIR

Nama Kelompok 4 :

1. Angga Bahrianata Perdana

2. Nurbia

3. Risky Dwi Amalia

4. Sriwahyuni Priyanti Parera



Lokasi Penelitian :

Bengkel Jaya Manggala Motor

Jln. Raya Bojong Sari Lama

Sawangan-Depok

Berdasarkan peninjauan yang telah dilakukan, ada beberapa permasalahan yang dihadapi pada Bengkel Jaya Manggala Motor, antara lain:

1. Sulit untuk mengontrol jenis persediaan barang yang tersisa karena masih menggunakan system manualisasi sedangkan persediaanya masih banyak

2. Sulit untuk mengetahui berapa besar jumlah gaji yang harus diterima teknisi karena masih menggunakan system freeland

3. Sulit untuk menentukan keputusan yang jelas karena laporan keuangan perusahaan tidak dikelola dengan baik akibat penggunaan secara manual

Dengan demikian system yang digunakan di perusahaan tersebut banyak menemui kendala karena masih menggunakan system manual. Oleh karena itu, kesempatan untuk menerapkan system tersebut ke dalam bentuk komputerisasi cukup terbuka, sehingga dapat membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Bengkel Jaya Manggala Motor bergerak di bidang penjualan jasa dan sparepart

Masalah-masalah yang akan diteliti :

1. Angga Bahrianata Perdana meneliti tentang system pembelian tunai dan kredit dengan menggunakan aplikasi komputerisasi

2. Nurbia meneliti tentang system Penggajian Karyawan dengan menggunakan aplikasi komputerisasi

3. Razali meneliti tentang system kassa dengan menggunakan aplikasi komputerisasi

4. Risky Dwi Amalia meniliti tentang system persediaan barang dengan menggunakan aplikasi komputerisasi

5. Sriwahyuni Priyanti Parera meneliti tentang system penjualan tunai dengan menggunakan aplikasi komputerisasi

FASE 1 :

Pengenalan

Masalah-masalah yang dihadapi di perusahaan tersebut sebagai berikut:

4. Sulit untuk mengontrol jenis persediaan barang yang tersisa karena masih menggunakan system manualisasi sedangkan persediaanya masih banyak

5. Sulit untuk mengetahui berapa besar jumlah gaji yang harus diterima teknisi karena masih menggunakan system freeland

6. Sulit untuk menentukan keputusan yang jelas karena laporan keuangan perusahaan tidak dikelola dengan baik akibat penggunaan secara manual

Kesempatan

Inti dari semua permasalahan di atas adalah system yang digunakan di perusahaan tersebut banyak menemui kendala karena masih menggunakan system manual. Oleh karena itu,kami memperoleh kesempatan bagaimana menerapkan system tersebut ke dalam komputerisasi sehingga dapat membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Tujuan :

Tujuan diadakan proyek akhir ini adalah sebagai berikut :

Tujuan umum :

Dapat menciptakan sebuah program yang menarik dan komunikatif sehingga dapat memudahkan pengguna dalam pengelolaannya dengan menerapkan ilmu yang sudah dipelajari selama mengikuti perkuliahan

Tujuan Khusus :

Dengan adanya program yang dibuat, diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan kinerja perusahaan dan dapat mengurangi kendala-kendala yang sering dihadapi perusahaan .


Keterlibatan Personal

1. Analisis Sistem

1. Angga Bahrianata Perdana

2. Nurbia

3. Risky Dwi Amalia

4. Sriwahyuni Priyanti Parera

2. Manajemen user (pengguna program) yaitu karyawan Bengkel Jaya Manggala Motor terutama yang mengelola bagian keuangan

3. Manajemen system

FASE 2

  1. Menentukan kebutuhan informasi

a. Interview manajemen, operasi dan personal

Berdasarkan interview yang telah dilakukan, perusahaan Bengkel Jaya Manggala Motor adalah perusahaan keluarga yang dipimpin oleh seorang menajer dan memiliki beberapa bagian serta karyawan

Perusahaan bergerak dalam bidang jasa dan penjualan sparepart kendaraan bermotor dan mobil.

b. Mengumpulkan dokumen sistem / operasi

Dokumen yang dibutuhkan dalam penyusunan project akhir dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, dokumen-dokumen yang dikumpulkan antara lain, dokumen profil perusahaan (sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab perusahaan), sedangkan pada tahap kedua dokumen yang dikumpulkan berupa dokumen-dokumen yang terkait langsung dengan penyusunan dan pengembangan project akhir (faktur, bukti kas masuk, kartu persediaan dll).

c. Menggunakan questioner

Untuk melengkapi data-data yang dibutuhkan dalam penyusunan project akhir, diperlukan quosioner yang diajukan kepada pihak perusahaan terkait dengan system aplikasi yang akan dikembangkan.

d. Mengamati sistem dan keterlibatan personal

Penelitian juga mengamati keterlibatan system dengan personal sebagai brainware dari system itu sendiri. Dengan demikian, system yang dikembangkan akan disesuaikan sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan dan sesuai dengan keperluan personil itu sendiri.

e. Mengunakan pertanyaan who, what, where, when, how, dan why

Pengumpulan informasi dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menggunakan Question Word (5W dan 1H).

  1. Keterlibatan personal

a. Analis sistem

b. Manajemen user

c. Pekerja operasi

d. Manajemen sistem


Baca Selengkapnya...

Minggu, 22 Februari 2009

ALGORITMA

KONSEP ALGORITMA

1. Sejarah Algoritma

Ditinjau dari asal – usul katanya kata Algoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Orang hanya menemukan kata Algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Anda dikatakan Algorist jika anda menghitung dengan angka arab. Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al – Khuwarizmi.

Al – Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al – Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal – Muqabala yang artinya “Buku Pemugaran dan Pengurangan” (The book of restoration and reduction). Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata “aljabar” (Algebra). Perubahan kata dari Algorism menjadi Algorithm muncul karena kata Algorism sering dikelirukan dengan Arithmetic, sehingga akhiran –sm berubah menjadi –thm. Karena perhitungan dengan angka arab sudah menjadi hal yang biasa. Maka lambat laun kata Algorithm berangsur – angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputerisasi) secara umum, sehinggan kehilangan makna kata aslinya. Dalam Bahasa Indonesia, kata Algorithm diserap menjadi Algoritma.

2. Definisi Algoritma

Algoritma umumnya digunakan untuk membuat diagram alur (flowchart) dalam ilmu komputer atau informatika.

Algoritma adalah urutan langkah – langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis merupakan kata kunci dalam Algoritma. Langkah – langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.

Algoritma juga merupakan suatu prosedur yang jelas untuk menyelesaikan suatu persoalan dengan menggunakan langkah-langkah tertentu dan terbatas jumlahnya.

3. Ciri – Ciri Algoritma

Ciri – ciri Algoritma antara lain :

Mempunyai awal dan akhir

Setiap langkah didefinisikan dengan tepat

Memiliki masukan (input)

Memiliki keluaran (output)

Harus efektif (bisa menyelesaikan persoalan)

4. Sifat Algoritma

Sifat Algoritma terdiri atas :

Input: kondisi awal sebelum dilaksanakan

Output: menghasilkan keluaran setelah dilaksanakan

Definitif: langkah-langkahnya terdefinisi dengan jelas

Finit: melakukan langkah yang terbatas jumlahnya dalam mengolah input menjadi output

Efektif: memberi solusi sesuai harapan

General: berlaku untuk setiap himpunan input

5. Struktur Algoritma

Struktur Algoritma terdiri atas :

Bagian Kepala (Header)

memuat nama dan informasi tentang algoritma yang dibuat.

Bagian Deklarasi/Definisi Variabel

memuat definisi tentang nama variabel, konstanta, prosedur, fungsi, tipe data yang digunakan.

Bagian Deskripsi/Rincian Langkah

memuat langkah-langkah penyelesaian masalah.

6. Contoh Algoritma

Algoritma Luas Lingkaran

{menghitung luas lingkaran apabila jari-jarinya diketahui}

Deklarasi

{Definisi nama tetapan}

const phi = 3.14;

{Definisi nama variabel}

real jari-jari, luas;

Deskripsi

read(jari-jari);

luas = phi * jari-jari * jari-jari

write(luas);
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 14 Februari 2009

Pengalaman Guru Yang Berarti

Pengalaman adalah guru dari kehidupan
Jadikan pengalaman sebagai pegangan kamu untuk menuju kesuksesan
Baik dan Buruk suatu pengalaman menjadi pelajaran yang tersendiri dalam kehidupan
Tinggal bagaimana kita menyikapinya
Baca Selengkapnya...

About Accounting

Akuntansi (Accounting) yaitu proses mengidentifikasi,mencatat,melaporkan informasi akuntansi kepada para pihak yang memerlukan informasi akuntansi tersebut.Pihak yang menggunakan informasi tersbut dibagi atas 2 yaitu : Pihak Intern dan Pihak Ekstern.Pihak Intern itu ada Pemimpin Perusahaan dan Karyawan. Sedangkan Pihak Ekstern itu ada Investor dan Pemerintah.
Dalam Bidang Akuntansi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian :
1. Akuntansi Pemerintahan
2. Akuntansi Pendidik
3. Akuntansi Profesi
Baca Selengkapnya...

Rabu, 11 Februari 2009

Rasa Cinta

Rasa cinta terbang melayang bersamamu
Bersatu paut menjadi sebuah untaian melodi
Sayang hati ini selalu menyebut namamu
Dalam ucapan maupun dalam doa
Jangan pernah pergi dari diriku
Wahai pangeran cintaku
Tanpamu diri ini tiada artinya
Kuserahkan segala apa yang kupunya
Satu yang kupinta
Jangan pernah sakiti aku
Aku sayang kamu sampai nafas terakhirku.....


Baca Selengkapnya...